Alun – alun Wonosobo

Alun – alun Wonosobo disulap menjadi ruang publik yang nyaman

Setiap kota kabupaten di Indonesia biasanya mempunyai satu tempat tebuka dan luas berupa tanah lapang yang mempunyai multifungsi  sering disebut dengan alun – alun.Demikian pula seperti yang ada di Kabupaten Wonosobo,mempunyai alun – alun yang menjadi kebanggaan masyarakat.Apalagi saat ini dengan tampilan wajah yang baru alun – alun Wonosobo semakin nyaman sebagai salah satu ruang publik yang ada di kota asri ini.Dengan dilengkapi hotspot area menjadikan tempat ini selalu ramai dikunjungi masyarakat baik siang ataupun malam hari,apalagi kalau hari minggu selalu dibanjiri pengunjung.Beragam aktifitas yang dilakukan pengunjung di alun – alun yang telah direnovasi beberapa kali ini dari hanya sekedar nongkrong,joging,sepak bola,main basket dan sebagainya.

alun2hotspot

Mengembangkan Bio-ethanol di Wonosobo,Mungkinkah ?????

Kenaikan BBM menambah panjang upaya pengentasan kemiskinan jika hal ini tidak disikapi dengan peningkatan kreatifitas dan kualitas sumberdaya manusia. Tuhan telah memberikan cobaan/kesusahan, Tuhan pulalah yang akan memberikan jalan keluar. BBM terbentuk dalam waktu yang sangat lama dan untuk bisa menghasilakn BBM baru diperlukan waktu yang sangat lama. Namun, dengan akal manusia yang telah Tuhan ciptakan, manusia bisa menemukan teknologi Bio ethanol sebagai bahan bakar/energy yang berbasis pada pertanian dan perkebunan.
Energi ini lebih mengedepankan pengumpulan dan penyimpanan energi matahari yang dapat diperbaharui dengan sendirinya (self sustainable) dan tidak merusak lingkungan karena tidak menyebabkan polusi. Energi ini berpikir tentang membudidayakan energi melalui tumbuhan hijau sehingga dikenal sebagai energy hijau (Green energy).

Sebenarnya bio ethanol ini tidak begitu sulit untuk pembuatannya, karena bahan bakunya tidak harus singkong bisa disesuaikan dengan lokasi yang ada, misalnya jagung, kelapa, aren, dll. Seandainya menggunakan singkong bisa menggunakan bibit dan teknologi budidaya singkong yang mempunyai produktifitas tinggi. Apalagi permintaan bio ethanol semakin meningkat. Perlu diketahui untuk setiap titik desa pun tidak membutuhkan begitu banyak biaya dalam pembuatan bio ethanol, artinya alokasi anggaran pembuatan bio ethanol sangat terjangkau.
Harapan saya, bahwa bagaimana masyarakat ditingkat desa bisa memanfaatkan teknologi bio ethanol sebagai bahan bakar mereka, sehingga permasalahan energy tidak begitu rumit. Disinipun perlu dibarengi dengan pembuatan kompor yang ramah lingkungan. Namun hal ini harus ada dukungan dari pihak pemerintah maupun swasta, karena tidak mungkin masyarakat langsung disuruh membuat bio ethanol tanpa ada sosialisasi dan pembinaan, misalkan:
1. Pelatihan ditingkat desa/kelompok cara membuat bio ethanol
2. Demplot fasilitasi alat pembuat bio ethanol
3. Teknologi budidaya bahan baku pembuatan bio ethanol
4. Bibit unggul untuk pembuatan bio ethanol
Jadi sangat mungkin jika di Kabupaten Wonosobo melakukan pengembangan bio ethanol di tingkat desa, sehingga tiap desa kedepan bisa berswasembada energy. Pada intinya semua bisa dilakukan asal kita semua mempunyai kemauan yang keras dan komitmen untuk berbuat baik.

Ditulis Oleh www.infoampuh.blogspot.com

Ayo Bersatu

tugu-garudaSalam buat para blogger Wonosobo dimanapun berada,saat ini Wonosobo Blog’s Community  hadir untuk rekan – rekan penulis Blog agar dapat bersatu dan bekumpul dalam satu wadah .Selain bisa menambah rasa persaudaraan juga sebagai ajang diskusi antar anggota khususnya dan masyarakat lain pada umumnya.Aktifitas yang dilakukan antara lain melakukan kegiatan yang bersifat sosial,bincang bisnis,jumdar (jumpa darat) dll.Bagi anda pecinta blog silahkan kunjungi situs ini dan bergabunglah bersama kami ,karena sesuatu yang kecil apabila bersatu dan dikelola dengan baik akan menjadi besar dan kuat.

SALAM BLOGGER ! ! !

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.